Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Saudaraku
seiman,
kali
ini saya ingin berbagi sedikit poin-poin penting yang dapat diambil dari sebuah
kajian yang saya ikuti. adapun kajian tersebut bertemakan " Demi Uang
Semua Dihalalkan"
Saudaraku
seiman yang dirahmati Allah SWT,
sebagai
orang muslim sudah sepatutnya kita mengais rezeki dengan cara yang halal.
perkara halal dan haram itu telah dibedakan dan dijelaskan oleh Allah SWT
sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW (HR Bukhari):
An-Nu'man
bin Basyir berkata, "Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Yang
halal itu
jelas dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya terdapat hal-hal
musyabbihat (syubhat / samar, tidak jelas halal-haramnya), yang tidak diketahui
oleh kebanyakan manusia. Barangsiapa yang menjaga hal-hal musyabbihat, maka ia
telah membersihkan kehormatan dan agamanya. Dan, barangsiapa yang terjerumus
dalam syubhat, maka ia seperti penggembala di sekitar tanah larangan,
hampir-hampir ia terjerumus ke dalamnya. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai
tanah larangan, dan ketahuilah sesungguhnya tanah larangan Allah adalah hal-hal
yang diharamkan-Nya. Ketahuilah bahwa di dalam tubuh ada sekerat daging.
Apabila daging itu baik, maka seluruh tubuh itu baik; dan apabila sekerat
daging itu rusak, maka seluruh tubuh itu pun rusak. Ketahuilah, dia itu adalah
hati.'
Saudaraku
seiman yang dirahmati Allah SWT,
Rasul
SAW telah bersabda dalam sebuah hadis shahih:
"Setiap
daging yang yang tumbuh dari sesuatu yang haram maka neraka lebih pantas
baginya".
Perkara
halal dan haram jangan sampai dianggap sepele, lihatlah sabda Rasul SAW diatas,
Beliau menegaskan akan bahayanya keharaman itu yang masuk kedalam tubuh kita.
Saudaraku ketahuilah bahwasannya perspektif harta dalam islam adalah harta yang
digunakan di jalan Allah SWT, bukan harta yang disimpan atau dikumpulkan.
Sebanyak apapun harta yang kita kumpulkan, baik itu di rumah, di bank, atau
diinvestasikan dalam bentuk tanah, rumah, dan sebagainya, semua itu hanya akan
menjadi 'Harta Waris', sedikit pun tidak akan kita bawa ke Yaumul Akhir kelak
kecuali harta yang telah digunakan di jalan Allah SWT.
oleh
karena itu, mari kita tanamkan sebuah prinsip di dalam diri kita, "Yang
penting halal"...jangan hiraukan berapa jumlahnya,nominalnya,sedikit atau
banyaknya karena sesungguhnya rezeki setiap makhluk yang ada di bumi ini telah
dijamin oleh Allah SWT, tinggal bagaimana usaha kita.
Sekian
kiranya sedikit pesan yang dapat saya sampaikan.
Semoga
bermanfaaat :)
Wassalamu'alaikum
Warrahmatullahi Wabarakatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar